Tentang PT.E-TALENTA

E-Talenta , The Best Outsourcing in Indonesia

Banyak kata miring yang ditujukan kepada jasa layanan outsourcing tenaga kerja. Sesungguhnya jasa ini memang dibutuhkan karena jauh lebih efisien dalam proses rekrutmen dimana pihak klien yang membutuhkan tidak perlu menggunakan iklan dalam merekrut tenaga kerja. Biaya pemasangan iklan yang cukup mahal menjadi salah satu alasan bagi manajemen perusahaan untuk menggunakan jasa Outsourcing tenaga kerja. Disamping itu diperlukan biaya seleksi agar bisa menempatkan calon tenaga kerja pada tempat yang tepat. Turn over tenaga kerja yang dapat mengganggu operasional proses dan berakibat pada kerugian perusahaan dapat segera di gantikan oleh jasa layanan outsourcing. Sebagai kompensasi atas jasa ini maka dikenakan fee management berkisar 12%-15%.
Bisnis jasa outsourcing bukan hanya ada di Indonesia, di negara-negara lain dibelahan bumi ini juga tersedia jasa layanan outsourcing ini. Namun yang perlu dilakukan pengawasan dan pembinaan adalah sistem manajemen yang diterapkan oleh JASA OUTSORCING. Ada pula yang menyatakan bahwa jasa outsourcing dilarang karena tidak manusiawi. Bila tidak manusiawi, mengapa dibanyak negara juga ada jasa layanan ini. Kami di E-Talenta Outsourcing, melakukan pengelolaan yang jauh lebih baik dan kami pandang manusiawi. Kami memang beda dalam memperlakukan karyawan kami sebagai asset bagi perusahaan dan membawa dampak yang baik bagi klien pengguna jasa kami. Manusiawi atau tidak manusiawi bukan terletak pada bidang bisnisnya tetapi bagaimana pengelolaannya.
Beberapa kebijakan pengelolaan di E-Talenta Outsourcing yang memberikan keyakinan pada kami sebagai “The Best Outsourcing in Indonesia” yaitu :

1. Karyawan mengetahui kontrak kerja kami dengan pihak klien.
E-Talenta Outsourcing menerapkan manajemen terbuka dengan karyawannya, baik dalam manajemen internalnya maupun dengan karyawan yang ditempatkan bekerja di klien kami. Karyawan berhak tahu isi perjanjian kontrak dengan manajemen perusahaan dimana mereka akan ditempatkan. Bahkan mereka boleh meminta copy atas perjanjian kami dengan pihak klien. Dengan cara ini, maka diharapkan karyawan kami memiliki kepercayaan terhadap manajemen dan berpandangan positif sehingga akan berpengaruh pada kinerja karyawan.

2. Karyawan tidak dibebani biaya penerimaan dan penempatan kerja.
Ada sebagian jasa outsourcing yang membebani karyawan dengan biaya penerimaan dan penempatan kerja. E-Talenta tidak membebani karyawan dengan biaya penerimaan dan penempatan tetapi menyalurkan karyawan sesuai dengan kompetensi mereka. Bila belum sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan maka calon karyawan akan menunggu untuk mendapatkan kesempatan kerja yang sesuai dengan kompetensi mereka. Melalui metode seleksi ini diharapkan karyawan mampu bekerja sesuai dengan kompetensinya dan mengurangi tingkat Turn Over karyawan.

3. Karyawan mendapatkan kompensasi sesuai dengan pernyataan dalam kontrak kerja E-Talenta dengan manajemen perusahaan (klien).
Manajemen E-Talenta memberikan kompensasi penuh pada karyawan sesuai yang tertera dalam kontrak kerja dengan pihak klien dalam periode penggajian yang disepakati. Kebijakan ini diharapkan mampu memacu motivasi karyawan dalam bekerja sehingga mereka menjadi produktif dan memberikan manfaat bagi pihak klien. Pihak klien memperoleh jaminan bahwa biaya gaji yang dikeluarkan untuk karyawan akan sampai sesuai dengan jumlah yang dikeluarkannya. Bagi perusahaan tidak masalah membayar karyawan lebih, manajemen menghendaki produktifitas kerja dari karyawannya. Manajemen E-Talenta terus melakukan evaluasi kinerja karyawan dan mengusulkan karyawan yang berprestasi baik untuk diberikan penghargaan yang pantas.

4. Pelatihan yang kontinyu
Karyawan memang perlu mendapatkan pelatihan untuk dapat meningkatkan kinerjanya. Pendidikan dan belajar diperlukan untuk dapat menghasilkan prestasi dan karya terbaik. E-Talenta Management memiliki komitmen untuk memberikan pelatihan kepada karyawan. Pihak perusahaan (klien) bisa mendapatkan bukti foto pelaksanaan pelatihan yang diselenggarakan oleh E-Talenta. Pelatihan berkala diupayakan berjalan setiap kwartal. Melalui pelatihan kontinyu diharapkan karyawan menjadi terdidik dan disiplin serta memahami peran mereka dalam memajukan perusahaan.

5. Peningkatan Karir.
Seorang karyawan mampu bekerja dan berkarya yang baik manakala mereka jelas tentang apa yang dapat mereka capai manakala bergabung dengan perusahaan. Mereka bisa mengembangkan potensi dan bakat mereka serta mendatangkan manfaat bagi diri dan rekan kerjanya. E-Talenta management menyediakan sarana jalur karir bagi karyawan yang telah bekerja 3 tahun dan telah menunjukkan dedikasinya terhadap pekerjaan yang dilakukan serta kedisiplinannya dalam mengikuti program pelatihan pengembangan diri yang dilakukan oleh manajemen E-Talenta. Dengan masa pengabdian 3 tahun maka karyawan telah mendapatkan pelatihan lebih dari 10 kali sehingga dengan kinerjanya yang baik maka ia berhak menjadi pembicara di E-Talenta untuk mengembangkan para rekan juniornya. Tentunya kompensasi yang mereka dapatkan sesuai dengan jam terbang dalam melakukan presentasi. Manajemen E-Talenta menyiapkan karir bagi karyawan untuk bisa berkembang jauh lebih baik. Manajemen E-Talenta mengembangkan jalur karir lain yang diperlukan sehingga manusia Indonesia menjadi manusia yang produktif.

6. Mendapatkan pasive income sesuai perannya dalam memajukan perusahaan.
Melalui kebijakan program bisnis yang dikembangkan maka manajemen talenta memberikan peluang pada karyawan yang berprestasi untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Kami sadar bahwa orang-orang yang berprestasi perlu dipertahankan dan memberikan dampak keuntungan bagi klien kami. Karyawan mendapatkan tambahan penghasilan yang diberikan oleh manajemen E-Talenta dalam periode waktu tertentu sesuai dengan kinerjanya. Karyawan juga diberikan kesempatan untuk mendapatkan passive income sesuai program yang dijalankannya. Sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dan dipahami oleh karyawan yang memperoleh kesempatan maka mereka berhak mendapatkan passive income meskipun mereka tidak bekerja lagi (syarat dan ketentuan berlaku).



7. Turn Over Karyawan yang sangat rendah.
Dengan menerapkan komitmen kebijakan-kebijakan tersebut, kini E-Talenta management menuai hasil dimana tingkat Turn Over karyawan menjadi sangat rendah. Pihak manajemen kini tidak lagi disibukkan dengan proses rekrutmen seleksi karyawan tetapi lebih banyak fokus menciptakan program-program untuk kesejahteraan karyawan. Berbagi untuk bisa berkembang, maju bersama karyawan dan seluruh eksponen E-Talenta Management. Dengan Turn Over yang rendah maka pihak klien kami diuntungkan. Biaya kerusakan karena kegiatan belajar karyawan baru akan dapat diminimalisir. Kerugian biaya proses karena keluarnya tenaga kerja dapat ditekan.

Kami berharap bisa bekerja sama dengan perusahaan bapak/ibu untuk bisa menghasilkan peningkatan produktifitas di perusahaan dan mengembangkan SDM Indonesia demi jaya serta majunya bangsa ini. Salam Sukses selalu.

2 komentar:

  1. Q lulusan D1 Mas apakah bisa bekerja di Probolinggo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk Saat Ini Yang di Butuhkan Di Probolinnggo D3, atau SMA min pengalaman 1th di salesman FMCG, Untuk SALES MOTORIS BENTOEL GROUP.

      Hapus